Minggu, 30 Oktober 2016

Kami berpisah di Persilangan,,,,Smansa88Klaten gowes Boyolali

Boyolali telah banyak melahirkan putra-putri yang berhasil dan banyak dikenal di seantero wilayah Indonesia, bahkan dunia. Beberapa putra terkenal kelahiran Boyolali adalah sebagai berikut:
  1. Prof. Dr. Soeharso. Ia adalah dokter terkenal dan pendiri YPAC. Ia adalah merupakan salah satu pahlawan nasional.
  2. Laksamana Widodo A. S. Ia adalah pernah menjabat sebagai KSAL, panglima TNI dan Menkopolhukam di era pemerintahan presiden SBY.
  3. Ir. Joko Kirmanto. Ia adalah Menteri Pekerjaan Umum di era pemerintahan presiden SBY.
  4. Joko Susilo. Ia pernah menjadi wartawan Jawa Pos, pernah menjadi anggota DPR-MPR, dan saat ini sebagai Duta Besar RI untuk Swiss, Kelahiran Banaran kota Boyolali
  5. Joko Sasongko - pemain Arema Indonesia, kelahiran Teras
  6. Gogon - Pelawak Srimulat berasal dari Pengging Banyudono
  7. DR Susilo Siswoutomo.Ia adalah Wakil Menteri ESDM pada periode Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II.

Kalaulah saat itu Smansa88klaten memilih rute gowes boyolali,bukan karena ketokohan beliau beliau ini.Kalaulah ada sebuah rumah yang indah dan asri dijadikan garis start,tidak pula ada hubungannya dengan pelawak Gogon.Mungkin hanya mirip kelakuannya yang lucu.Karena kami harus memilih rumah salah satu Akumni kami,Eko Supriyanto.Atau jaman sekolah kami memanggilnya Eko Kodok.

Sebelum hari hari H kami memang telah  adakan survey.Ada beberapa tempat yang kami tentukan sebagai jalur petualangan kami.Geografis Boyolali yang di kaki dua gunung besar,Merapi dan Merbabu,menjadikan hampir seluruh jalur adalah naik turun.Baik yang biasa biasa saja bahkan ada yang ekstrem dengan turunan dan tanjakan yang menukik dan tajam.Beberapa tempat sebagai bukti keberhasilan bupati Seno Samudra,tak lupa kami liwati.Di Komplek Pemda,untuk memnggambarakan kebhinekaan terdapata unifikasi tempat ibadah di dlam satu komplek.Ada patung sapi perah sebagai Ikon Kota Susu bagi Kab Boyolali.

Kawasan wisata sumber air,Tlatar,sebagai tempat pemandian dan pemancingan awalanya kami tentukan sebagi finish dan makan siang para pegowes.Namun kalau hari minngu tempat tesebut padat dan macet,sehingga kami hanya lewat dan sekaedar berhenti untuk foto fotonan..Kami sepakat akan di Tlatar inilah rute gowes akan memutar balik dan meneruskan lajunya sampai finis,

Namun sering saja manusia berencana ,Tuhan yang menentukan.Panitia yang merancang,tuan rumah yang membelokkan.Pada Minggu 31 Maret 2016,kami start sesuai rencana.Dari rumah Eko Supriyanto,kami pasukan merah berangkat.Rute sampai sepertiga alokasi yang akan dilalui sama dan sesuai rencana.Beberapa pegowes terjungkal dengan medan yang berat.Ada yang sekedar berhenti untuk menarik nafas,bahkan ada yang harus mengakhirinya.Perseolan tidak muncul.Yang berhenti cukup diganti dengan pemain cadangan.Dan pegowes naik pick up dan bergaya seperti  piaraan yang siap dijual,

Persoalan muncul saat ada rombongan yang terhenti karena ada yg serius kecapekan,namun ada yang terus melakukan perjalanan.Ketua team haris dan rekan berhenti menolong.Mobil penyapu ada pick up dan mobil cak mar terus,tidak ikut berhenti,Haris dan bebrapa teman tenang2 saja,karena rombongan dan mobil penyapu akan berbalik setelah sampai Tlatar,akan kembali di titik mereka berhenti.Itulah kesepakatannya.Namun detik demi detik,menit demi menit,jam demi jam rombongan depan tidak berbalik.Perasaan mereka,pasti mereka akan menyusul.Kan ada Haris ,pikir mereka,Mereka yang didepan yang dipimpin Eko Supriyanto,pimpinan padepokan Tanjung Kodok,telah merubah rute.Tanpa konfirmasi sebelum start.Mereka tidak berbalik,tapi meneruskan lewat rute yang bebrbeda saat survey.Mungkin dibenak pemimpin padepokan,berbalik adalah bagai tentara yang penakut.Mana ada katak jalannya berbalk,Pasti lurus.

Saya pun yang ada di depan juga mengikutinya.Karena pas survey saya tidur terus.Tidak tahu mana yang hak dan mana yang salah.Haris dan teman2 jadi gelisah,menunggu kepastian.Lebih menyiksa ini dari pada menunggu kepastian cinta mereka di waktu SMA.Mereka berkali kali menghubungi lewat HP tidak ada respon,semua konsen dengan jalan yang selalu menanjak.Semakin uring2an mereka.


Hingga sampai finish,selang beberapa jam rombongan Haris,Gus Bud.Dwi Harjanto,Agus Hartono datang belakangan,Inilah kekompakan smansa88klaten,teman yang marah tidak perlu dilawan dengan marah,permintaan maaf disampaikan,dan evaluasi segera dilakukan.Sekarang boleh seperti itu,lain kali jangan.Sebagai tuan rumah,Eko S juga menyampaikan alasam dan pertimbangannya.Dia memeilih jalur itu lewat pertimbangan masak2.Jalur ini mudah dan tidak membuat capai.Namun berbeda dengan para pegowes,jalur ini neraka dari seluruh rute Gowes yang pernah ada.Dan ternyata eh ternyata,ketua padepokan Tanjung Kodok itu melakukan survey sendiri dan naik Yamaha Mio.Oh pantas........

Suasana tetap hangat saat itu.Kami banyak berbeda ketika di lapangan,Namun kami bersatu ketika sudah ada di meja makan.Tidak ada adu mulut di antara kami.Karena ada ayam,susu segar,trancam di masing2 mulut kami.....kami semua adalah pemenang,,bravo Smansa88Klaten



2 komentar:

  1. monggo yang punya foto2 event ini,kirim ke wawangepeng@gmail.com.Terimakasih

    BalasHapus
  2. Narasinya bagus mas ...
    Enak alur bacanya
    Thanks

    BalasHapus