“Kalau ini ibarat sebuah perjalanan yang berjarak 200km,anda
telah memulai 1km diawalnya”,demikian salah satu komentar Prof R.Ir .TResna P
Soemardi,M.Si dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor Bidang Rekayasa Biomedis
teman kita Joko Triyono,ST.MT.Komentar salah satu dewan penguji ,tidak membuat
saja ciut nyali,tapi juga merupakan tantangan terbesar bagi Joko Triyono ,dan
peneliti yang lain dalam bidang biofotokomposit,yang konon sifatnya
nonkonvensional,karena masih sedikit dilakukan peneliti Indonesia.
Paparan dari teman kita ini,y
ang dimulai dengan latar belakang, hasil uji lab,analisa berbagi sisi ,dan kesimpulan tentu saja berorientasi kepada manfaat bagi masyarakat.Kami diantara yang hadir tentu tidak semua mengerti dengan thesis ini.Yang kami tahu,dengan judulnya “PENGEMBANGAN MATERIAL BIOFOTOKOMPOSIT BERBASIS BOVINE HIDROKSIAPATIT UNTUK BAHAN SUBTITUSI SENDI TULANG RAHANG”,ini pasti ada hubungannnya dengan kedokteran gigi.Dan kami menghubungkannya ini pasti kolaberasi dengan profesi istri teman kita ini yang seorang dokter gigi,Drg Yenny Maharani.Dinamika dunia kedokteran gigi yang terbiasa melakukan implan,menarik teman kita ini untuk mengembangkan material biofotokomposit sebagai material implan yang mana masih besar ketergantungan terhadap material impor sendi tulang rahang tiruan dari bahan titanium.
Lewat sesi tanya jawab dari Promotor dan Ko promoter yang berjumlah 3 orang,dan Dewan Penguji yang berjaumlah 6 orang,ketegangan ketegangan tercipta.Joko Tiyono cukup taktis,jujur,dan tdk perlu berargumantasi dengan hal yang belum dan tidak diketahuinya.Untuk sebuah karya ilmiah, syaratnya adalah semua berdasar fakta yang diperoleh dari data penlitian,Joko Triyono menunaikan dengan baik.Kalaupun ada penilaian dari dewan penguji ada beberapa yang perlu diluruskan,menurut Joko Triyono penelitaian ini harus digulirkan terus sampai produk tiruan sendi tulang rahang ini mendekati originalitas yang diciptakan Tuhan.Sebuah pengakuan yang tidak membuat Joko Triyono terkalahkan,tapi testimoni bijak dari peneliti yang religius,bahwa ciptaan Tuhan tidak ada tandingannya.
Kami jadi saksi sejarah yang tak bergeming dari kursi undangan hampir 2 jam.Untuk merasakan juga hari yang menggairahkan bagi Joko Triyono dan dunia penelitian Indonesia.Kami bangga.Kami Terharu karena di awal pembukaannya saudara Joko Triyono selain menyebut ucapan terima kasih kepada kedua orang tuanya tercinta.Juga mengumumkan kepada semua yang hadir,bahwa dia bangga menjadi bagian dari keluarga Smansa 88 Klaten.Aku merinding.Kau membuat kami tidak saja bangga ,melainkan terharu.Selamat sang Promovendus,dan sekarang aku menyebutmu DR.Joko Triyono,ST.MT.
Gedung Pasca Sarjana UGM
20 Februari 2015
20 Februari 2015






Tidak ada komentar:
Posting Komentar