A N T I T E S I S
Ketika ada kebutuhan dari keheningan, Anda berbicara.Dan ketika ada kebutuhan untuk berbicara, Anda bodoh.Ketika Anda hadir, anda ingin menjadi tidak ada, dan ketika tidak ada, yang Anda inginkan untuk hadir.Dalam damai Anda ingin perang , dan dalam perang Anda berkhayal untuk perdamaian.
Demikian beberapa contoh untuk menggambarkan pengertian antitesis.Sebuah keadaan yang berlawanan dalam suatu rangkaian frasa.
Pun Tidak jauh dari dari kegiatan yang dilakukan Smansa 88 wilayah jabodetabek pada hari Minggu 17 Januari 2016 kemarin,Bersepeda dibelantara kota yang sibuk dengan seliweran mobil.Sebuah kegiatan yang santai tapi diarrange oleh mereka mereka yang sibuk.
Acara yang diadakan di kota besar ini adalah turunan dari kegiatan yang dilakukan di kota kecil Klaten.Semangat kebersamaanlah yang membuat segala antitesis hilang.
Lihat saja kegiatan ini dimotori oleh seorang wiwin yang kecil dan imut,tapi langkah besarnya membuat semua kegiatan menjadi indah.Dibantu bebeberapa teman lain,semakin menjadikan kegiatan ini menjadi warna warni ketika jakarta dilanda issu tentang keamanan,pasca peristiwa Thamrin kemarin.Ahmed,Jangkung,Riyanto atau pun sosok sosok perkasa yang lain menjadi penyeimbang.
Tidak mudah mengumpulkan hampir 60 alumni utk bisa dalam satu wadah kegiatan bersama.Virus silaturahmilah yang membuat kerinduan yang akut untuk sebuah pertemuan.
Jumlah sepeda yang lebih sedikit dan tidak spec menjadikan kegiatan ini jadi beragam.Kayak di tentara ada pasukan zeni,mereka menyiapkan segala keperluan mulusnya tentara lain (Een,Nuni,Netik,Didit),ada kavaleri yaitu mereka yang bersepeda (Anna,yogi,awang,fath,dan banyak lagi),ada juga pasukan infantri yang jalan (dewi retno,maryati,retno dewi ,woro dan lainnya.Tidak kalah serunya matra militer yang lain adalah Artileri,pasukan yang naik pick up yang dianggap sebuah tank dan menyediakan bom air mineral dan snacknya,ada ibu peri bekti,ada antoro,ada Netty,toto priyono,makmun,peking,dan si jelita bayu murti.
Anna yang dikira bakalan pencitraan hanya memegang sepeda dan foto saja,eh ternyata dari start sampai finish tidak tergantikan gowesnya.Agung yang gagah perkasa justru hanya 1 km pertama bertahan,benar benar pencitraan.Netty yang imut dan datang dengan mobil hebat BMW justru nyaman saja diatas pick up,yang sebetulnya berpotensi mencemarkan nama baiknya.Disinilah sebetulnya antitesis itu sedang berlangsung.
Sampai di finish kita disambut juga matra dari militer yang lain,yaitu para pensiunan...hahaha.Datang terlambat tapi fotonya paling bersemangat.Ada kejadian lucu,setiap yang datang disambut dengan pisang ambon yang besar dari tien hartini.Kita kaya artis topeng monyet yang telah berhasil pentas,dan perlu diapresiasi dengan pisang.Terpingkal sebetulnya.Tapi itulah rasa sayang yang tulus.Peduli kepada yang lain.Sayang dan peduli itulah menjadikan setiap kegiatan Smansa88 menjadi bermakna dan berkesan.
Banyak yang blm diungkap.Tapi dari dada kita para alumni,banyak cerita yang membuat kita bahagia,Silaturahmi apapun bentuknya selalu berujung bahagia.Selamat bahagia semuanya.
Menjelang Subuh
Wawan Irianto


























Top top top suwun Njas....
BalasHapusSiiip mas
BalasHapusSiiip mas
BalasHapuslumayan... fotoku ana siji... kaos abang dhewe
BalasHapus